LulusinKuy Konsultasi
Metodologi

Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian: Rumus Slovin, Lemeshow, Hair, dan Krejcie-Morgan

Tim Lulusin Kuy · · 3 menit baca

Rumus menentukan jumlah sampel penelitian: Slovin, Lemeshow, Hair
Daftar isi
  1. Langkah pertama: apakah jumlah populasimu diketahui?
  2. Rumus Slovin (populasi diketahui)
  3. Rumus Lemeshow (populasi tidak diketahui)
  4. Rumus Hair (berbasis indikator)
  5. Tabel Krejcie dan Morgan
  6. Jangan lupa teknik sampling
  7. Contoh penulisan di Bab 3
  8. Setelah data terkumpul
  9. Pertanyaan yang sering ditanyakan

"Berapa responden yang harus saya ambil?" Pertanyaan ini muncul di hampir semua skripsi kuantitatif, dan jawabannya juga sering ditanyakan balik oleh penguji: "Kenapa jumlahnya segitu?"

Kuncinya adalah memilih rumus yang sesuai kondisi populasimu, lalu menuliskan perhitungannya dengan jelas di Bab 3.

Langkah pertama: apakah jumlah populasimu diketahui?

Kondisi populasiRumus yang cocok
Jumlah populasi diketahui (misalnya 850 mahasiswa aktif)Slovin, Krejcie-Morgan
Jumlah populasi tidak diketahui (misalnya konsumen sebuah e-commerce)Lemeshow, Hair
Analisis multivariat atau SEMHair (berbasis jumlah indikator)

1. Rumus Slovin (populasi diketahui)

n = N / (1 + N·e²)

  • n = jumlah sampel
  • N = jumlah populasi
  • e = batas toleransi kesalahan (umumnya 5% atau 10%)

Contoh: populasi 1.000 karyawan dengan e = 10%:

n = 1.000 / (1 + 1.000 × 0,01) = 1.000 / 11 = 90,9 → dibulatkan ke atas menjadi 91 responden.

Dengan e = 5%: n = 1.000 / (1 + 2,5) = 285,7 → 286 responden.

Slovin populer karena sederhana, tetapi sebagian dosen dan penguji mengkritiknya karena tidak memperhitungkan variabilitas populasi. Siapkan alasan pemilihannya.

2. Rumus Lemeshow (populasi tidak diketahui)

n = Z² · p · (1 − p) / d²

  • Z = nilai standar pada tingkat kepercayaan 95% = 1,96
  • p = proporsi yang diperkirakan; jika tidak diketahui, gunakan 0,5 (paling aman)
  • d = tingkat kesalahan, misalnya 10% (0,1)

Contoh: n = 1,96² × 0,5 × 0,5 / 0,1² = 3,8416 × 0,25 / 0,01 = 96,04 → 97 responden (banyak peneliti membulatkannya menjadi 100).

3. Rumus Hair (berbasis indikator)

Hair dkk. menyarankan jumlah sampel 5 sampai 10 kali jumlah indikator (butir pernyataan).

Contoh: kuesioner dengan 20 indikator → sampel 100 sampai 200 responden.

Rumus ini sering dipakai pada penelitian dengan analisis multivariat dan SEM, termasuk SmartPLS, terutama ketika populasinya tidak diketahui.

4. Tabel Krejcie dan Morgan

Krejcie dan Morgan (1970) menyediakan tabel jumlah sampel untuk berbagai ukuran populasi pada tingkat kesalahan 5%. Beberapa contohnya:

Populasi (N)Sampel (n)
10080
500217
1.000278
5.000357
100.000384

Tabel ini praktis karena tidak perlu menghitung, cukup mencocokkan jumlah populasi.

Jangan lupa teknik sampling

Jumlah sampel saja belum cukup. Jelaskan juga cara memilih responden:

  • Probability sampling (simple random, stratified, cluster): setiap anggota populasi punya peluang yang sama.
  • Non-probability sampling (purposive, accidental, snowball): dipilih berdasarkan kriteria atau kemudahan.

Untuk purposive sampling, tulis kriteria respondennya dengan jelas, misalnya "konsumen yang pernah membeli produk X minimal dua kali dalam enam bulan terakhir".

Contoh penulisan di Bab 3

Populasi dalam penelitian ini tidak diketahui jumlahnya secara pasti, sehingga penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow dengan tingkat kepercayaan 95% (Z = 1,96), proporsi 0,5, dan tingkat kesalahan 10%. Berdasarkan perhitungan diperoleh 96,04 dan dibulatkan menjadi 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden berusia minimal 17 tahun dan pernah melakukan pembelian dalam tiga bulan terakhir.

Setelah data terkumpul

Jumlah sampel yang cukup belum menjamin data siap diolah. Periksa dulu kondisinya dengan Cek Kesehatan Data gratis, lalu pastikan instrumenmu lolos uji validitas dan reliabilitas.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Rumus sampel apa yang paling aman untuk skripsi?

Tidak ada satu rumus yang paling benar. Yang paling aman adalah rumus yang sesuai kondisi populasimu, dirujuk dari sumber yang jelas, dan disetujui dosen pembimbing.

Kenapa hasil rumus sampel harus dibulatkan ke atas?

Karena jumlah sampel adalah batas minimal. Membulatkan ke bawah membuat sampel sedikit kurang dari yang disyaratkan rumus.

Berapa sampel minimal untuk penelitian kuantitatif?

Secara umum minimal 30 responden agar analisis statistik bisa dilakukan. Namun, untuk regresi berganda atau SEM, kebutuhan sampelnya biasanya lebih besar, tergantung jumlah variabel dan indikator.

Baca juga